Home
 

INFATUATED ONLY WITH YOU - May 20th, 2005

About May 20th, 2005

Robot Gedek 05:48 pm
SODOM-GOMORA & ROBOT GEDEK VS MORAL



Ada keprihatinan lebih yang saya rasakan setiap kali menonton tayangan criminal di TV (chanel manapun). Terutama akhir-akhir ini, dimana beberapa beritanya tentang kejahatan penyimpangan sexual yang korbannya anak-anak di bawah umur. Beberapa pelaku kejadian itu bahkan pria-pria dewasa yang dikenal sebagai orang yang taat beragama. WHAT THE F*CK?!!! Apakah agama kini sudah berganti peran menjadi kedok kejahatan moral dan alibi sebagaimana topeng kemunafikan manusia?



Memalukan memang! Ketika manusia-manusia beragama yang seharusnya pernah mendengar tentang sebuah daerah bernama Sodom & Gomora yang kemudian di bumihangus-luluhlantak kan oleh Tuhan karena seluruh penghuninya adalah Homosexual dan pelacur. Justru di jaman post-modern ini banyak manusia yang kembali “membangun” kota tersebut secara tak sadar. Dan ironisnya, tidak sedikit dari mereka mengaku beragama.



Masih ingatkah pada kasus Robot Gedek belasan tahun lampau? Sebuah kasus yang sangat menggemparkan Indonesia. Sebuah kejadian yang membuat para orangtua melindungi anak laki-laki mereka sebagaimana halnya melindungi anak perempuan. Sebuah kejahatan sexual yang menimpa anak laki-laki di bawah umur. Sebuah kebejadan yang membuat seorang laki-laki gay seumur hidupnya harus menerima gunjingan, hinaan dan ejekan bercampur kekhawatiran dari kaum normative dan orangtua korban yang kecewa juga marah akan kebejadannya tersebut.



Saya pikir selesai di vonisnya Robot Gedek maka selesai pula kasus sodomi yang menimpa anak-anak di bawah umur. Ternyata saya salah! Entah mengapa justru kejadian demi kejadian yang menjadi headline pada tayangan criminal beberapa bulan ini adalah kasus serupa. Seakan justru Robot Gedek “menginspirasi” mereka dengan sempurna! Apakah masih ada pria-pria normal yang mencintai anak-anak tanpa disertai nafsu bejad? Apakah masih ada pria-pria normal yang “menyukai” vagina daripada dubur? Dan masih adakah pria-pria dewasa yang mampu menjadi pembentuk dasar moral bagi anak-anak dan masyarakat? Entahlah… Saya hanya menghela napas panjang dan mengakhiri tulisan saya ini dengan kalut.





Jakarta, moral robot gedek
Current Mood: amused

Advertisement

Top of Page Powered by LiveJournal.com