| April 11th, 2005 |
|
... lanjutan
Beberapa minggu terakhir saya merasa segalanya lebih mudah dijalani. Dimulai dari pekerjaan yang memusingkan dan masih memusingkan hingga hari ini, namun dengan suasana dan timbal balik yang cukup membuat saya nyaman. Kemudian hubungan saya dengan seseorang terindah dari masa lalu kembali membaik walau masih jauh dari apa yang selama ini saya harapkan, namun setidaknya segalanya perlahan membaik. Hubungan saya yang mulai kembali mengakrab dengan keluarga, walau baru saya mulai dengan kakak saya yang akhir-akhir ini sering spent time bareng. Dan dunia pertemanan saya yang semakin terbuka, semakin mendewasa, semakin menghasilkan wawasan baru, walau terkadang saya masih anti-sosial seperti biasa.
Saya berangsur sembuh. Saya berangsur menguat. Dan saya berangsur membentuk sebuah pribadi utuh tanpa harus menjadi keras kepala. Bukan sebuah hal yang mudah untuk saya. Ketika pembelajaran yang saya dapat dihasilkan dari banyak sekali pengalaman pahit yang hampir mengantar saya pada peristirahatan terakhir dengan cara tak wajar. Banyak pelajaran berhikmah yang mempengaruhi kejiwaan saya. Serta banyak sudah orang yang datang dan pergi dari kehidupan saya, mendewasakan cara berpikir saya, membentuk karakter saya, menanamkan ilmu yang berharga (lebih berharga dari segala benda yang saya beli dengan susah payah dan uang yg saya hasilkan dengan penuh pengorbanan waktu) atau sekedar memberi arti cinta, mencintai & pengertian yang sesungguhnya.
Malam ini saya merenung di kamar saya yang tidak begitu luas. Berkaca pada langit malam yang mendung. Walau tak berbintangpun wujudnya masih indah bagi saya. Hingga nanti pada waktu mendung berhenti dan bintang pun satu persatu muncul dengan kerlap-kerlip kecilnya, menjadikan pekat itu hidup. Hasilkan sebuah pemandangan terindah sepanjang hidup saya. Sama seperti hati saya saat ini. Gelap. Namun suatu hari nanti akan ada seseorang yg menaruh kerlap-kerlip kecil itu satu-persatu, menjadikannya kembali “hidup“. Seperti tepat setahun yang lalu...
Jakarta, 1 minggu menjelang kematian sebuah hati <8-4-05>Current Mood:  pessimistic Current Music: sonet - the verve
|
|
If the number of stars picturing the state of your heart rite now. i bet the sky is now dark already. perhaps i hope too much but i wish everytime i talk to you, see you, touch you, hug you, or kiss you, may add one piece of tiny star upon your heart :) love you much, Marina Mayangsari!
sender: My Emotion +6281189**** sent: 00:18 > 27.01.2004
PS: Thank you for putting stars in my dark sky, dear you, My Emotion! Still love you, too!Current Mood:  melancholy Current Music: trust - the cure
|
|
|
|
| Top of Page |
Powered by LiveJournal.com |